Kaku dalam jeritan

Posted: Sabtu, 01 September 2012 by handokotkj in Label:
0


Tanggal 31 agustus 2012 08.41 am
nb : oh air mataku...


Langit-langit,  terpaku mata ini melihatmu
Diam raga tanpa bicara
Kaku bagai sebatang ranting kering
Hey... diri lihatlah keaadaanmu

Raga yang diam, tapi hati menjerit
Diri yang kaku dengan hati yang meronta
Langat-langit tak mampu membatasi keliaran ini
Pikiran menembus, melayang-layang  jauh tinggi

Apa mau dikata jika hati telah menangis
Dunia nyata tak mampu memberi jawaban
Semuanya menjadi fana
Menciptakan ruang-ruang hampa

Inilah wujud pengaduan dalam rintihan
Jika memang kehidupan ini seharusnya indah
Mungkin sebuah kepahitan harus dirasakan,
Sebelum mengerti rasa manis sebuah keindahan



Lirih irama hati

Posted: by handokotkj in Label:
0


Tanggal 28 agustus 2012 07.56 am
nb :        indahnya dunia


Lirih bunyi degupan hati
Berirama kacau tak menentu
Ketika pandangan mata ini melihatmu
Terpejam sejenak,  meresapi rasa melayang

Kaki melangkah bagai tak menapak bumi
Dunia berjalan melambat
Angin sepoi-sepoi menerpa beriring-iringan
Gambaran rasa yang sedang ku alami


Mungkin ini kedamaian
Kedamaian yang terbalut dalam keindahan
Saat senyuman itu merekah anggun
Irama nafas ini semakin tak beraturan

Sebuah rasa yang begitu istimewa
Bersyukur sekali pada Tuhan yang maha Agung
Telah mengijinkan perasaan ini ada di hati
Menghiasi hari-hari dalam kehidupan ini 

Sinar senja

Posted: Minggu, 01 April 2012 by handokotkj in Label:
2

tanggal 26 maret 2012 14:44 am
 nb : hati rindu damai...

Pada senja yang redup, berhembus semilir angin sepoi
Sejuk nya menerpa  muka menajamkan ingatan lalu
Gambaran pantai yang menenangkan jiwa karena keindahannya
Setiap kesedihan seakan menjadi lega saat dipertemukan dengan pantai  ini

Gulungan ombak berkejaran mengisyaratkan kesukacitaan
Warna senja merona tersinari mentari
Ia seolah mengatakan nikmatilah keindahanku
Bersandarlah,  sejenak  buka  pintu hati keindahanmu

Maka lupakanlah semua beban segunung itu
Lihat ke diri, dia adalah anugrah terbesar
Pancarkan cahayanya yang tanpa batas
Satu hembusan panjang nafas ini, bukti satu kekuatan

Sesuatu yang berat akan terus ada menyertai
Selama hasrat kebesaran diri yang kau inginkan
Karena ujian pasti ada sebagai bukti suatu kelayakan
Itulah yang harus selalu disadari dan dipahami